Selasa, 04 Juni 2013

"Menjadi Ahli Tauhid di Akhir Zaman", buku seru di akhir tahun 2012



Sesuai judul yang dipilih ‘Menjadi Ahli Tauhid di Akhir Zaman: Muwahhidin Menghadapi Konspirasi Global Thaghut Internasional‘, buku terbaru Granada Mediatama ini memfokuskan kajiannya pada tiga perkara pokok dan menghadirkannya dalam tiga bab.
Perkara pertama, hakekat tauhid dan kaitan eratnya dengan Islam kaaffah. Karya ini menjelaskan kepada para pembacanya bahwa sebenarnya tauhid bukan sebatas perkara-perkara agama yang dibahas dalam kitab-kitab akidah dan tauhid semata. Tauhid memiliki kaitan erat dengan perkara ibadah secara luas, perundang-undangan, akhlak, pemikiran dan iptek, peradaban dan bahkan media massa. Tauhid berkaitan erat dengan seluruh lini kehidupan umat manusia. Sehingga muslim yang bertauhid sejati adalah muslim yang mengamalkan Islam secara kaafah. Ini merupakan kajian Bab I.
Perkara kedua, hakekat thaghut yang harus dikufuri oleh setiap muslim agar keislamannya sah. Meskipun mengkufuri thaghut dan mengimani Allah merupakan dua sisi dari satu mata uang yang tidak bisa dipisahkan sehingga menjadi inti dakwah seluruh nabi dan rasul, pada realitanya masih banyak umat Islam yang belum memahami hakekat thaghut yang harus dikufuri tersebut.
Kajian ini menjelaskan definisi thaghut, beragam klasifikasi thaghut, proses dan sejarah merasuknya thaghut ke tengah umat Yahudi, Nasrani dan Islam. Kajian ini menyajikan fakta dan analisa sejarah yang cukup ringkas namun detil, mengurai benang merah thaghut internasional dan thaghut nasional, beberapa problem terbesar kaum muslimin dan dampak-dampaknya bagi dominasi thaghut internasional-nasional terhadap kehidupan mereka.
Kajian ini juga tidak lupa membahas contoh ‘thaghut internasional’ yang paling menonjol di bidang ideologi, politik, dan ekonomi. Inilah kajian Bab II dalam buku ini.
Perkara ketiga, beberapa kewajiban, perencanaan dan langkah nyata yang seharusnya dilakukan oleh setiap muslim di akhir zaman ini untuk merealisasikan tauhid dan mengkufuri thaghut. Bahasan ini merupakan panduan ringkas dan praktis bagi setiap individu, keluarga, masyarakat, bangsa dan umat Islam.
Bahasan ini menguraikan pergulatan tauhid vs thaghut dalam segala bidang, strategi dan tahapannya. Bidang dakwah, tarbiyah, gerakan massa sipil dan bahkan jihad fi sabilillah. Strategi jangka pendek dan strategi jangka panjang. Tahapan pergulatan lokal dan global.
Muara kajian Bab III adalah umat Islam bisa bernaung di bawah panji Islam pada akhir zaman ini, yang penutupannya kelak akan dipimpin oleh imam Al-Mahdi dan nabi Isa bin Maryam ‘alaihis salam. Sekaligus terhindar dari panji kekufuran pada akhir zaman ini yang penutupannya kelak akan dipimpin oleh Dajjal la’natullah ‘alaih.
Buku setebal 432 halaman ini layak menyandang predikat buku tema akhir zaman yang “komprehensif” dan “solutif”. Kajian dalam buku ini sungguh sangat menarik, runut dan berbobot. Bagi Anda yang belum berkesempatan membaca isi buku ini, setidaknya bisa menikmatinya dari daftar isinya. Berikut ini kami kutipkan daftar isi buku “Menjadi Ahli Tauhid di Akhir Zaman” terbitan Granada Mediatama.
Daftar Isi Buku
Kata pengantar penulis
BAB I: Laa Ilaaha Illa Allah menuju muslim Kaaffah
Ribuan nabi dan rasul, satu ajaran dakwahnya
Laa Ilaaha Illa Allah meniadakan sekulerisme
Membangun Umat Rabbaniyah: Laa Ilaaha Illa Allah Dalam Sejarah Kaum Yahudi dan Nasrani
Tauhid Dalam Dakwah Nabi Muhammad SAW
a. Metode Al-Qur’an dalam meneguhkan Laa Ilaaha Illa Allah dalam jiwa kaum muslimin
b. Metode Rasulullah SAW menanamkan Laa Ilaaha Illa Allah dalam jiwa kaum muslimin
c. Laa Ilaaha Illa Allah menyelesaikan beragam problem dan krisis kehidupan
Konskuensi-konskuensi Laa Ilaaha Illa Allah
a. Konskuensi Iman
b. Konskuensi Ibadah
c. Konskuensi Perundang-undangan
d. Konskuensi Akhlak
e. Konskuensi Pemikiran
f. Konskuensi Peradaban
BAB II: Selayang Pandang Tentang Thaghut Internasional
Definis Thaghut Secara Bahasa dan Istilah
a. Definisi Thaghut Secara Bahasa
b. Definisi Thaghut Secara Istilah
Thaghut Berakal dan Thaghut Tidak Berakal
a. Thaghut Berakal
b. Thaghut Tidak Berakal
Thaghut Ibadah, Thaghut Ketaatan, dan Thaghut Hukum
a. Thaghut Ibadah
b. Thaghut Ketaatan
c. Thaghut Hukum
Benang Merah Sistem-sistem Thaghut Internasional
a. Masa-masa Kegelapan Eropa, Sistem Teokrasi dan Tirani Gereja
b. Penolakan Masyarakat Eropa Terhadap Dominasi Gereja
c. Revolusi Perancis Mengawali Kelahiran Thaghut-thaghut Internasional Baru
d. Thaghut Charles Darwin, Teori Evolusi, dan Darwinisme
e. Darwinisme Sosial: Penerapan Hukum Rimba Dalam Kehidupan Manusia
f. Taghut Karl Marx dan Komunisme
g. Taghut Sigmund Freud dan Psikoanalisa
h. Thaghut Durkheim dan kesadaran kolektif
Jalan Thaghut Internasional Mencengkeram Dunia Islam
a. Thaghut nasional sebagai boneka thaghut internasional
b. Kenapa thaghut internasional bisa menjajah kaum muslimin?
c. Penyimpangan Akidah
  1. Membatasi pengertian ibadah pada ibadah mahdhah semata
  2. Berkembang pesatnya paham Murjiah dan dampak-dampak negatifnya
  3. Lemahnya akidah wala’ dan bara’
  4. Akidah shahihah menjadi hal asing di tengah masyarakat, bahkan dimusuhi dan diperangi
  5. Dominasi filsafat dan ilmu kalam atas diri para ulama dan karya-karya di bidang akidah
  6. Menyebar luasnya kesyirikan di tengah masyarakat
  7. Menyebar luasnya bid’ah di tengah masyarakat
  8. Menyebar luasnya paham sufi dan tarekat di tengah masyarakat
d. Penyimpangan Ilmiah
  1. Kemerosotan di bidang pendidikan dan pengajaran
  2. Fanatisme buta terhadap madzhab tertentu
  3. Menutup rapat-rapat pintu ijtihad
e. Dampak negatif Intern atas penyimpangan akidah dan ilmiah
  1. Kelemahan di bidang politik dan militer
  2. Kelemahan di bidang ekonomi
  3. Kelemahan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi
  4. Kelemahan di bidang sosial dan akhlak
f. Dampak negatif ekstern atas penyimpangan akidah dan ilmiah
  1. Imperialisme Barat
  2. Mengimpor isme-isme, hukum, dan pedoman hidup bangsa kafir Barat
  3. Kristenisasi
Thaghut Internasional Kontemporer yang Paling Menonjol
a. Thaghut ideologi
  1. Atheisme
  2. Materialisme
  3. Komunisme
  4. Humanisme
  5. Pluralisme
  6. Pancasila
b. Thaghut Politik
  1. Teokrasi
  2. Demokrasi
  3. Sekulerisme
  4. Zionisme
c. Thaghut Ekonomi
  1. Kapitalisme
  2. Sosialisme
BAB III: Umat Islam Melawan Thaghut Internasional di Akhir Zaman
Bidang dakwah dan tarbiyah
a. Imunisasi iman bagi setiap individu muslim
b. Mengefektifkan Pembinaan dan Peranan Keluarga
c. Sistem Pengajaran dan Pendidikan yang Islami
d. Dakwah Massal menjangkau semua kalangan
Bidang Gerakan Massa Sipil
a. Demonstrasi sipil sebagai bagian dari sarana perjuangan?
b. Dari mogok massal sampai boikot ekonomi
c. Persatuan Umat dan Media Massa Islam
Bidang Jihad fi Sabilillah
a. Klasifikasi musuh dan skala prioritas jihad
b. Jihad Individu di negeri-negeri yang dijajah secara tidak langsung
c. Langkah jangka pendek dan jangka panjang
d. Mempersiapkan jihad bangsa Islam dan umat Islam
  1. I’dad Siyasi = Persiapan Politik
  2. I’dad Amni = Persiapan Keamanan
  3. I’dad ‘Askari = Persiapan Kemiliteran
Penutup
Daftar Pustaka
(muhib almajdi/arrahmah.com)
- See more at: http://www.arrahmah.com/read/2012/12/20/25558-menjadi-ahli-tauhid-di-akhir-zaman-buku-seru-di-akhir-tahun-2012.html#sthash.BlLEfKMi.dpuf

Fokus kajian buku
c. Persatuan Umat dan Media Massa Islam
Dalam buku-buku yang telah diterbitkan sebelumnya, Kelompok Telaah Kitab Ar-Risalah dan penerbit Granada Mediatama telah banyak membahas tanda-tanda kecil dan tanda-tanda besar kiamat serta kehidupan alam akhirat. Pada penerbitan kali ini, Kelompok Telaah Kitab Ar-Risalah dan penerbit Granada Media Tama menghadirkan karyanya dalam tema yang sama namun dengan fokus dan tujuan kajian yang berbeda.
Sesuai judul yang dipilih ‘Menjadi Ahli Tauhid di Akhir Zaman: Muwahhidin Menghadapi Konspirasi Global Thaghut Internasional’, karya yang diterbitkan saat ini memfokuskan kajiannya pada tiga perkara pokok. Perkara pertama, hakekat tauhid dan kaitan eratnya dengan Islam kaaffah.Karya ini menjelaskan kepada para pembacanya bahwa sebenarnya tauhid bukan sebatas perkara-perkara agama yang dibahas dalam kitab-kitab akidah dan tauhid semata. Tauhid memiliki kaitan erat dengan perkara ibadah secara luas, perundang-undangan, akhlak, pemikiran dan iptek, peradaban dan bahkan media massa. Tauhid berkaitan erat dengan seluruh lini kehidupan umat manusia. Sehingga muslim yang bertauhid sejati adalah muslim yang mengamalkan Islam secara kaafah.
Perkara kedua, hakekat thaghut yang harus dikufuri oleh setiap muslim agar keislamannya sah. Meskipun mengkufuri thaghut dan mengimani Allah merupakan dua sisi dari satu mata uang yang tidak bisa dipisahkan sehingga menjadi inti dakwah seluruh nabi dan rasul, pada realitanya masih banyak umat Islam yang belum memahami hakekat thaghut yang harus dikufuri tersebut. Kajian ini menjelaskan definisi thaghut, beragam klasifikasi thaghut, proses dan sejarah merasuknya thaghut ke tengah umat Yahudi-Nasrani dan Islam. Kajian ini juga tidak lupa membahas contoh ‘thaghut internasional’ yang paling menonjol di bidang ideologi, politik, dan ekonomi.
Perkara ketiga, beberapa kewajiban, perencanaan dan langkah nyata yang seharusnya dilakukan oleh setiap muslim di akhir zaman ini untuk merealisasikan tauhid dan mengkufuri thaghut. Bahasan ini merupakan panduan ringkas dan praktis bagi setiap individu, keluarga, masyarakat, bangsa dan umat Islam; agar mereka bisa bernaung di bawah panji Islam pada akhir zaman ini yang penutupannya kelak akan dipimpin oleh imam Al-Mahdi dan nabi Isa bin Maryam ‘alaihis salam. Sekaligus terhindar dari panji kekufuran pada akhir zaman ini yang penutupannya kelak akan dipimpin oleh Dajjal la’natullah ’alaih.
Inilah fokus kajian dalam karya terbaru Kelompok Telaah Kitab Ar-Risalah dan penerbit Granada Media Tama. Karya ini sendiri bertujuan memberi andil di bidang dakwah, tarbiyah, dan jihad bil lisan bagi kemaslahatan umat Islam di zaman kita hidup saat ini, yang telah semakin dekat dengan peristiwa-peristiwa dahsyat dan tanda-tanda besar hari kiamat.
Harapan kami, semoga karya ini menjadi catatan amal kebaikan di sisi Allah, diterima dan diridhai oleh-Nya, dan bermanfaat bagi kaum muslimin. Saran dan kritik yang membangun senantiasa kami harapkan dari para pembaca demi kebaikan dan kemanfaatan karya ini bagi diri kami sendiri dan kaum muslimin secara umum.
Segala puji bagi Allah semata. Shalawat dan salam senantiasa dipanjatkan kepada baginda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa salam, keluarga, sahabat dan umatnya yang setia mengamalkan sunnahnya.

Fokus kajian buku

Fokus kajian buku

Sumbangan Peradaban Islam pada Dunia

Foto: Jika kita masuk mesin waktu menuju kurun pertengahan  sekitar abad ke-10 Masehi dan terbang  menyusuri kota-kota dunia Islam dan kota-kota dunia  Barat, kita akan tercengang. Di satu sisi kita akan melihat  dunia yang penuh dengan kehidupan, kekuatan dan  peradaban, yakni dunia Islam. Di sisi lain kita akan melihat belahan dunia yang primitif, tak mengenal ilmu pengetahuan dan peradaban, yakni dunia Barat.

Adalah Prof. Dr. Raghib As-Sirjani. Ia berusaha mengungkap kembali kejayaan Islam tersebut. Ia menulis buku ini sebagai persembahan untuk peradaban Islam. Sebuah peradaban mengagumkan yang telah menguras perhatian para peneliti objektif dari Barat.

Yang membuat buku ini istimewa adalah, pemaparannya yang ilmiah, realistis, dan seluruh persembahan umat Islam, baik keilmuan maupun peradaban ia paparkan dengan penuh data dan argumentasi yang tak terbantahkan.

Dengan keistimewaan tersebut, wajar kalau buku ini meraih Penghargaan Presiden Mesir bidang ad-Dirasah al-Islamiah untuk tahun 2009. Sekarang, versi terjemahan buku tersebut ada di tangan Anda. Selamat menikmati.

Alhamdulillah sudah cetak ulang

=================
Silakan LIKE & SHARE

Info lengkap di
http://www.kautsar.co.id/read/book/11/11/2011/86/sumbangan-peradaban-islam-pada-dunia/Jika kita masuk mesin waktu menuju kurun pertengahan sekitar abad ke-10 Masehi dan terbang menyusuri kota-kota dunia Islam dan kota-kota dunia Barat, kita akan tercengang. Di satu sisi kita akan melihat dunia yang penuh dengan kehidupan, kekuatan dan peradaban, yakni dunia Islam. Di sisi lain kita akan melihat belahan dunia yang primitif, tak mengenal ilmu pengetahuan dan peradaban, yakni dunia Barat.

Adalah Prof. Dr. Raghib As-Sirjani. Ia berusaha mengungkap kembali kejayaan Islam tersebut. Ia menulis buku ini sebagai persembahan untuk peradaban Islam. Sebuah peradaban mengagumkan yang telah menguras perhatian para peneliti objektif dari Barat.

Yang membuat buku ini istimewa adalah, pemaparannya yang ilmiah, realistis, dan seluruh persembahan umat Islam, baik keilmuan maupun peradaban ia paparkan dengan penuh data dan argumentasi yang tak terbantahkan.

Dengan keistimewaan tersebut, wajar kalau buku ini meraih Penghargaan Presiden Mesir bidang ad-Dirasah al-Islamiah untuk tahun 2009. Sekarang, versi terjemahan buku tersebut ada di tangan Anda. Selamat menikmati.

Jejak Ramadhan di Berbagai Negara





Foto: Bagaimanakah rasanya berpuasa dan berlebaran di luar negeri? Pastilah menarik. Aneka budaya dan tradisi niscaya menambah uniknya Ramadhan dan Idul Fitri di rantau orang. Sensasi itulah yang dirasakan Nurul Asmayani dan kawan-kawannya yang tergabung dalam Ibu-ibu Doyan Nulis (IIDN).

Nah, buku yang ada di tangan pembaca ini berisi kumpulan pengalaman menarik mereka di Afganistan, Albania, Aljazair, Arab Saudi, Armenia, Azerbaijan, Bahrain, Bangladesh, Bosnia dan Herzegovina, Brunei Darussalam, Cina, Estonia, Filipina, Georgia, India, Irak, Iran, Jibouti, Kazakhtan, Kuwait, Kamerun, Kirgizstan, Lebanon, Libya, Malaysia, Maroko, Mesir, Mozambik, Nigeria, Oman, Pantai Gading, Pakistan, Palestina, Qatar, Rusia, Senegal, Somalia, Sudan, Tajikistan, Thailand, Tunisia, Turki, Turkmenistan, Uganda, Ukraina, Uni Emirat Arab, Uzbekistan, Yaman, dan Yordania.

Dengan membaca buku ini, Anda akan menemukan tradisi unik masing-masing negeri di bulan Ramadhan. Juga, memahami bagaimana kaum Muslimin setempat menjalani rukun Islam yang ketiga itu ditengah situasi dan kondisi politik yang berbeda-beda. Tentu banyak sekali manfaat dan pelajaran yang bisa dipetik dari pengalaman mereka. Apalagi kalau Anda memang berencana melancong ke negeri-negeri tersebut bertepetan dengan bulan puasa atau hari lebaran. Tentu akan sangat menyenangkan.
Selamat membaca!

=================

SEGERA beredar di toko buku kesayangan Anda. Saat ini baru bisa di pesan di www.kautsar.co.id

=================
Silakan LIKE & SHAREBagaimanakah rasanya berpuasa dan berlebaran di luar negeri? Pastilah menarik. Aneka budaya dan tradisi niscaya menambah uniknya Ramadhan dan Idul Fitri di rantau orang. Sensasi itulah yang dirasakan Nurul Asmayani dan kawan-kawannya yang tergabung dalam Ibu-ibu Doyan Nulis (IIDN).

Nah, buku yang ada di tangan pembaca ini berisi kumpulan pengalaman menarik mereka di Afganistan, Albania, Aljazair, Arab Saudi, Armenia, Azerbaijan, Bahrain, Bangladesh, Bosnia dan Herzegovina, Brunei Darussalam, Cina, Estonia, Filipina, Georgia, India, Irak, Iran, Jibouti, Kazakhtan, Kuwait, Kamerun, Kirgizstan, Lebanon, Libya, Malaysia, Maroko, Mesir, Mozambik, Nigeria, Oman, Pantai Gading, Pakistan, Palestina, Qatar, Rusia, Senegal, Somalia, Sudan, Tajikistan, Thailand, Tunisia, Turki, Turkmenistan, Uganda, Ukraina, Uni Emirat Arab, Uzbekistan, Yaman, dan Yordania.

Dengan membaca buku ini, Anda akan menemukan tradisi unik masing-masing negeri di bulan Ramadhan. Juga, memahami bagaimana kaum Muslimin setempat menjalani rukun Islam yang ketiga itu ditengah situasi dan kondisi politik yang berbeda-beda. Tentu banyak sekali manfaat dan pelajaran yang bisa dipetik dari pengalaman mereka. Apalagi kalau Anda memang berencana melancong ke negeri-negeri tersebut bertepetan dengan bulan puasa atau hari lebaran. Tentu akan sangat menyenangkan.
Selamat membaca!

Senin, 03 Juni 2013


Jual Buku UDAH PUTUSIN AJA Karya Ustadz Felix Siauw
Judul Buku : Udah Putusin Aja
No. ISBN    : 2010000083024 
Penerbit      : Mizania 
Tanggal terbit: Februari - 2013 
Penulis       : Ustad Felix Siauw (Muallaf/Penulis/Motivator/Aktivis)
Halaman    : 180 hlm plus visualisasi buku yang menarik



Jual Buku UDAH PUTUSIN AJA Karya Ustadz Felix Siauw






Sinopsis
Islam tidak pernah mengharamkan cinta. Islam mengarahkan cinta agar ia berjalan pada koridornya. Bila bicara cinta di antara lawan jenis, satu-satunya jalan adalah dengan pernikahan, yang dengannya cinta menjadi halal dan penuh keberkahan. Sebaliknya, Islam melarang keras segala jenis interaksi cinta yang tiada halal. Bukan karena apa pun, tapi karena Islam adalah agama yang memuliakan manusia dan mencegah kerusakan-kerusakan yang akan terjadi pada diri manusia itu sendiri.

Sialnya, kaum Muslim kini hidup dalam kungkungan masyarakat yang sebagian besar salah kaprah dalam cinta. Karenanya tidak dikenal lagi kesakralan pernikahan dan kesucian diri, apalagi kehormatan dan kemuliaan jiwa. Semua sudah terganti dengan pergaulan bebas, ada yang menyebutnya pacaran, teman tapi mesra, dibalut dalam alasan kakak-adik, teman dekat, ataupun yang lainnya.

#UdahPutusinAja, sebab apa pun namanya, kelak akan bersaksi seluruh bagian tubuh di depan Allah. Karenanya, sedari dini mari mendidik cinta, mengajarinya agar ia bersemi dalam taat, bukan direndahkan oleh maksiat. Ajarkan cinta agar ia benar hingga membuat pemiliknya terhormat, bukan nista yang ditanggung karena terbuai cinta yang terlaknat.

Jual Buku UDAH PUTUSIN AJA Karya Ustadz Felix Siauw

Buku #Udah Putusin Aja itu tentang apa? Sasarannya siapa?


Ada yang bilang, buku Udah Putusin Aja mengulas tentang pacaran dalam Islam. Benar sih, tapi terlalu sempit kalau mengatakan buku ini hanya bicara tentang pacaran dalam Islam. Sebab, buku ini juga hadir sebagai penuntun agar remaja muslim dan muslimah tidak salah dalam bergaul, termasuk di antaranya terjebak dalam pacaran yang sekarang seolah-olah sudah menjadi bagian tak terpisahkan dalam dunia pergaulan remaja. Orangtua juga perlu membaca buku ini, agar bisa menjaga putra-putri remaja mereka dari pergaulan yang tidak baik.

Di buku ini juga ada penjelasan mengapa ditulis dengan judul Udah Putusin Aja? Bukannya lebih tepat #UdahNikahinAja atau #YukPutus? Atau segala hashtag yang memotivasi agar menyegerakan menikah, bukannya provokasi untuk putus? #UdahPutusinAja memang sejatinya lebih tepat bagi pelaku pacaran. Mengapa? Sederhana saja, karena orang yang melakukan aktivitas ini adalah orang yang belum siap untuk menikah. Logikanya, bila dia sudah siap menikah, untuk apa lagi pacaran? Begitu, kan?

Lihat saja mereka yang pacaran, sebagian besar adalah anak-anak yang belum cukup umur. Masih menadah uang ke orangtua dengan seragam putih abu-abu, putih biru, bahkan putih merah. Bagaimana membicarakan pernikahan pada mereka?

OK, beberapa di antara mereka mungkin dewasa dan betul-betul siap menikah, tapi apakah orangtua mereka juga berpendapat sama dan siap menikahkan? OK, mungkin ada yang telah dewasa dan siap dinikahkan orangtuanya, tapi berapa banyak. Maka, buku Udah Putusin Aja ini lebih relevan untuk diulas sesuai dengan keadaan remaja zaman ini.
Jual Buku UDAH PUTUSIN AJA Karya Ustadz Felix Siauw

 

Buku ini dilaunching pada 14 Februari 2013 di Function Room Gramedia Matraman, Jakarta. Peserta yang hadir untuk mengikuti acara launching sangat banyak, meluber hingga ke luar ruangan. Bahkan, bukunya sendiri di hari itu sold out saking antusiasnya peserta launching hingga tertarik untuk memiliki bukunya. Selain karena strategi promosi penerbit yang tepat, baik melalui event launching dan bedah buku, keberhasilan Ustad Felix Siauw memopulerkan hashtag #UdahPutusinAja sebelum bukunya terbit juga menjadi salah satu faktor penting dalam promosi buku ini. Artinya, sebelum buku #UdahPutusinAja ini terbit, orang-orang (terutama follower @felixsiauw yang mencapai angka 250 ribuan) memang sudah mengenal judul tersebut dari hashtag yang selalu digunakan oleh penulis saat nge-tweet.

Pada 9 Maret 2013 yang lalu, penerbit mengadakan acara bedah buku Udah Putusin Aja di Islamic Book Fair, Senayan, Jakarta. Ribuan orang memadati acara tersebut dengan penuh antusias. Bukunya pun terjual dengan sangat laris, dan mencatatkan rekor sebagai buku dengan penjualan tertinggi dalam sejarah pameran buku di Indonesia.

(Sumber : http://www.dinomarket.com/PasarDino/53533349/Jual-Buku-UDAH-PUTUSIN-AJA-Karya-Ustadz-Felix-Siauw/ )

KEZALIMAN MEDIA MASSA TERHADAP UMAT ISLAM


Buku ini adalah karya seorang jurnalis televisi yang paham betul tentang jagad dunia jurnalisme. Penulis merasa prihatin karena media mass di Indonesia, segaja atau tidak, telah bertindak zalim terhadap umat terbesar di Republik ini. Realitas ini mendorongnya untuk menghinpun fakta dan bukti kezaliman yang dilakukan media terhadap umat Islam.

Tentu saja, informasi yang dihadirkan tidak berhenti sampai di sini. Tujuannya adalah mengingatkan kita semua, umat Islam, agar terus mengkritisi berbagai berita yang menyangkut umat ini. Bagi para jurnalis muslim, tentu saja, informasi yang dihimpun dalam buku ini, bisa jadi bahan instropeksi agar lebih bijak dalam menyiarkan informasi ke tengah masyarakat.

Diharapkan pula, buku ini menjadi pengingat bagi para jurnalis muslim agar memahami peran dan tugasnya, dan selanjutnya bekerja sesuai dengan rambu-rambu syar'i. Jika tidak, mereka akan menjadi bagian dari skenario besar yang hendak memadamkan cahaya Islam di bumi pertiwi ini, secara sadar maupun tidak. Selamat membaca.

" Revolusi media tidak akan pernah terjadi di media arus utama. Mereka lebih sibuk dengan popularitas, rating dan uang. Revolusi media lahir dari pinggir, dan dilakukan oleh sekelompok orang yang dianggap tidak ada. Siapakah mereka? Mereka adalah jurnalis Muslim yang senantiasa membela Agama Kebenaran, penuh dedikasi dan keikhlasan meski dihadapkan pada banyak keterbatasan. Salam hangat penuh cinta untuk mereka. Mari kita sambut musim semi Indonesia "
- Mohamad Fadhilah Zein, Penulis & Konsultan Media

Sabtu, 01 Juni 2013

Pengantar Studi Ilmu al-Qur'an


Judul
Pengantar Studi Ilmu al-Qur'an
Judul Asal: Mabahis fii 'Ulum al-Qur'an

Penulis
Syaikh Manna' al-Qaththan

Penerbit
Pustaka al-Kautsar

Weight:1kg
Description:

Buku ini membentangkan perbahasan ringkas tentang peri-pentingnya mempelajari dan memahami ilmu-ilmu al-Qur'an, sekaligus mengajak para pembaca mengenali al-Qur'an dan selok-beloknya dengan lebih dekat dan jelas.

Ringkasan Kandungan (Tajuk-tajuk Utama):

1 - Ulumul Qur-an dan Sejarah Perkembangannya

2 - Al Qur-an: Definisi, sifat-sifatnya, dan perbezaannya dengan hadis.

2 - Wahyu: Pengertian, cara diturunkan.

3 - Ayat Makki dan Madani

4 - Pengetahuan tentang Ayat yang pertama dan terakhir turun

5 - Asbab an-Nuzul

6 - Bagaimana Turunya al-Qur'an

7 - Pengumpulan Penerbitan al-Qur'an

8 - Turunnya al-Quran dengan tujuh Huruf

9 - Qirra'at dan Qurra'

10 - Kaedah-kaedah Penting untuk para Mufasir

11 - Perbezaan Muhkam dengan Mutasaybihat

12 - Lafaz Yang Umum dan Khusus

13 - Nasikh dan Mansukh

14 - Muthlaq da Muqayyad

15 - Manthuq dan Mafhum

16 - Kemukjizatan al-Qur'an

17 - Amtsal al-Qur'an

18 - Qasam dalam al-Qur'an

19- Jadal (debat) dalam al-Qur'an

20 - Kisah-Kisah al-Qur'an

21 - Menterjemah al-Qur'an

22 - Tafsir dan Ta'wil

23 - Syarat-syarat dan Adab Mufassir

24 - Perkembangan Tafsir dari masa ke masa

25 - Biografi beberapa mufassir.

Mudah Bahasa Arab Untuk Kelas 5&6 SD / MI



Penerbit : Pustaka Arafah
Penulis : Rahmat Faisyal
ukuran 14 x 20,5 cm
tebal 112 hlm
harga Rp. 12.500 ,- 

 Seiring dengan tumbuh pesatnya sekolah-sekolah Islam terpadu di Indonesia, kebutuhan akan bahan ajar bahasa Arab pun semakin besar.
Buku ini disusun demi memenuhi kebutuhan bahan ajar bahasa Arab ditingkat Sekolah Dasar (SD) ataupun Madrasah Ibtidaiyah (MI). Buku belajar Mudah Bahasa Arab ini terdiri dari 4 jilid. Jilid 1 untuk kelas 3, jilid 2 untuk kelas 4, jilid 3 untuk kelas 5, dan jilid 4 untuk kelas 6.
Buku ini disusun berdasarkan pengalaman pengajar selama puluhan tahun dipondok pesantren setingkat SD/MI. Sehingga buku ini akan memudahkan para guru/ustadz untuk mengajarkan dasar-dasar bahasa Arab kepada para siswa hingga lebih siap untuk mempelajari bahasa Arab dijenjang selanjutnya